Sungai Aare Swiss Tempat Hilangnya Anak Ridwan Kamil di Swiss, Berikut Fakta Menariknya

Must Read

JAKARTAVIEW.ID, – Anak sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau yang biasa disapa Eril, dikabarkan hanyut di Sungai Aare ketika berenang bersama adik dan kawannya pada hari Kamis (26/5) waktu setempat. Menurut penuturan pihak keluarga, Eril hanyut ketika ingin naik ke permukaan.

“Eril terseret arus sungai yang cukup deras yang sebelumnya sempat mendapat bantuan dari kawannya,” kata Elpi Nazmuzaman, kepada wartawan, Jumat (27/5) dikutip dari Detik.

Di Swiss, Sungai Aare bukan sekadar sungai biasa. Pada 1885-1973, keberadaannya merupakan sumber listrik bagi kereta gantung marzilibhan, kereta api kabel umum terpendek di Swiss yang menghubungkan Marzili dengan Gedung Parlemen dan pusat kota Bern.

Selain itu, Sungai Aare tidak hanya untuk berenang, melainkan pengunjung juga bisa menikmati kegiatan arung jeram. Bahkan, pada 2012, pernah dibuat rekor dunia arung jeram Sungai Aare dengan total peserta 1.268 orang, yang secara bersamaan mengarungi sungai tersebut dari Kiesen ke Eichholz.

Berikut adalah beberapa fakta menarik lain dari Sungai Aare yang dihimpun dari sumber website Bern.

BACA JUGA:

Sungai Terpanjang

Memiliki panjang 288 kilometer, Aare merupakan sungai terpanjang di Swiss. Sungai ini membentang dan melewati banyak desa serta kota dengan pemandangan indah. Selain itu, Sungai Aare juga memiliki jalur yang berkelok-kelok.

FYI, Sungai Aare bermuara di gletser Aar Bawah dan Atas di Bernese Oberland, yang kemudian melintasi tiga wilayah di Bern, Solothurn, dan Aargau, serta empat danau yaitu Danau Brienz, Thun, Wohlen dan Biel).

Kualitas Air Luar Biasa

Sungai Aare memiliki kualitas air yang luar biasa bagus, Beauties. Pasalnya, Aare memiliki kualitas air yang sangat baik, bahkan ketika kamu menelan air Sungai Aare secara tidak sengaja, kamu nggak perlu khawatir.

Fakta ini telah dikonfirmasi oleh sampel air, yang menunjukkan Sungai Aare dalam kategori “kualitas sangat baik” UE pada tahun 2016. Lebih dari 100 sumur di Kota Tua Bern, memanfaatkan Sungai Aare sebagai sumber air minum segar.

Warisan Budaya Swiss

UNESCO menetapkan bahwa berenang di sungai Aare telah masuk dalam daftar tradisi hidup sejak 2017. Kegiatan tersebut menjadi harta takbenda yang dimiliki Swiss. Hal ini mencerminkan keragaman budaya Swiss yang telah secara aktif dipertahankan dan diperluas sejak 2012.

17 Jembatan yang Melintang di Atas Sungai Aare

Membentang beratus-ratus kilo meter panjangnya, membuat Sungai Aare melewati banyak desa dan kota. Setidaknya ada 17 jembatan yang membentang di sepanjang Sungai Aare di kota Bern. Bahkan, jembatan tersebut tidak termasuk jembatan kereta api dan jalan raya, lho, Beauties.

Jembatan tertua di Swiss,Untertorbr¼cke atau jembatan Untertor, merupakan salah satu jembatan yang melintang di atas Sungai Aare. Jembatan ini  menghubungkan distrik Matte dengan Altenberg sejak 1487.

Temperatur Sungai Aare

Pada 4 Agustus 2018, Sungai Aare memecahkan rekornya sendiri. Pasalnya, pada saat itu, suhu air di sana naik di atas rekor sebelumnya 23,5 °C dan merupakan level tertinggi sejak 1970.

Pada 14 September 2016, suhu Sungai Aare pernah mencapai angka 20°C, yang merupakan suhu hangat paling lama pada tahun 2016. Sedikit mundur, pada 2007, suhu air Sungai Aare tidak pernah naik di atas 18,63 °C, yang artinya berenang di sungai sangat menyegarkan tahun itu. Unik, ya, Beauties?

Konon, suhu air dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti suhu udara, laju pelepasan, intensitas sinar matahari, dan angin di atas Danau Thun. Pengukuran suhu ini dilakukan oleh BAFU (Kantor Federal untuk Lingkungan).

LAINNYA:

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest News

Menumpang Roket SpaceX, Korea Selatan Kirim Pengorbit ke Bulan

JAKARTAVIEW.ID, - Korea Selatan pada hari Jumat, 5 Agustus 2022, meluncurkan pengorbit bulan yang pertama menyusul upaya Negeri Gingseng...
- Advertisement -

More Articles Like This